jump to navigation

Howto Install FTP server (vsftpd) on linux Wed - Sep 19, 2007

Posted by supriyatna in All, Howto, Internet, Linux.
4 comments

Berikut adalah step-by-step untuk menginstall FTP server pada linux, pada contoh ini saya menggunakan vsftpd pada Fedora Core 1. Caranya tidak sulit atau mungkin bisa dikatakan sangat mudah.

Siapkan package binary (.rpm) vsftpd-<versi_number>.i386.rpm

File ini bisa didapatkan pada disk #2 (Fedora Core 1) atau dapat juga mendownload dari internet.

Lanjutkan dengan menginstall menggunakan command rpm -Uvh (Upgrade, Verbose, hash)

Yang artinya install jika package tersebut belum terinstall atau upgrade jika versi dari package yang sudah terinstall berada berada di bawah dari package binary yang akan kita install, dan tampilkan installasi process ke console/screen/monitor dan tampilkan progress dari installasi process dalam bentuk hash (#).

# rpm -Uvh /home/dede/download/vsftpd-1.2.0-5.i386.rpm

Edit/modifikasi configuration file vsftpd.conf

# vi/etc/vsftpd/vsftpd.conf

Berikut adalah contoh dari configuration file yang saya gunakan, dimana saya mematikan fungsi anonymous user (anonymous_enable=NO), dan membatasi maximum 10 client connection (max_clients=10) dengan masing-masing per-IP address hanya diperbolehkan 2 connection (max_per_ip=2). Dan setiap user yang login melalui ftp hanya dapat melihat file/directory dari user home mereka sendiri (chroot_local_user=YES) dan tidak dapat mem-browse/mengakses folder lain.

# start vsftpd.conf
write_enable=YES
local_umask=022
dirmessage_enable=YES
xferlog_enable=YES
connect_from_port_20=YES
xferlog_std_format=YES
pam_service_name=vsftpd
userlist_enable=YES
#enable for standalone mode
listen=YES
tcp_wrappers=YES
# dede+
#anonymous_enable=YES
local_enable=YES
max_clients=10
max_per_ip=2
chroot_local_user=YES
ftpd_banner=Welcom to linuxserver FTP service.
#<EOF> end of file vsftpd.conf

Menjalankan service vsftpd

Setelah mengedit configuration file, ftp server siap untuk dijalankan yaitu dengan menggunakan command:

# service vsftpd start

atau dapat juga dengan menjalankan script berikut:

# /etc/init.d/vsftpd start

Automatic startup vsftpd service everytime server restart

Selanjutnya adalah meng-configure agar service FTP server dapat automatic jalan setiap kali server restart, yaitu dengan mencheck terlebih dahulu dengan menggunakan chkconfig masing-masing bilai dari run level 0 – 6

# chkconfig --list vsftpd
vsftpd 0:off 1:off 2:off 3:off 4:off 5:off 6:off

Terlihat run level 0 – 6 dalam keadaan off, untuk itu jalan kan perintah berikut sehingga run level 2, 3, 4, 5 di set menjadi on.

# chkconfig vsftpd on
# chkconfig --list vsftpd
vsftpd 0:off 1:off 2:on 3:on 4:on 5:on 6:off

Testing connection to FTP server

Nah, sekarang saatnya kita mencoba apakah server ftp sudah siap digunakan, kita dapat mencoba dengan connect ke FTP server yang baru saja kita buat dengan menggunakan ftp client, untuk contoh saya menggunakan standard ftp client dari Windows XP Professional lewat command console.

C:>ftp linuxserver
Connected to linuxserver.
220 Welcom to linuxserver FTP service.
User (linuxserver:(none)): dede
331 Please specify the password.
Password:
230 Login successful.
ftp> ls -al
200 PORT command successful. Consider using PASV.
150 Here comes the directory listing.
drwx------ 4 502  502  4096 Sep 19 08:03 .
drwx------ 4 502  502  4096 Sep 19 08:03 ..
-rw-r--r-- 1 502  502    24 Sep 19 06:50 .bash_logout
-rw-r--r-- 1 502  502   191 Sep 19 06:50 .bash_profile
-rw-r--r-- 1 502  502   124 Sep 19 06:50 .bashrc
-rw-r--r-- 1 502  502   120 Sep 19 06:50 .gtkrc
drwxr-xr-x 3 502  502  4096 Sep 19 06:50 .kde
drwxr-xr-x 3 502  502  4096 Sep 19 09:17 personal
226 Directory send OK.
ftp: 512 bytes received in 0.00Seconds 512000.00Kbytes/sec.
ftp>

Configure samba server on Ubuntu Feisty Fawn Mon - Jul 2, 2007

Posted by supriyatna in All, Howto, Linux.
11 comments

Setelah selesai dengan installasi Ubuntu, ada kalanya kita membutuhkan fasilitas berbagi file (sharing file) antara linux server dengan Windows/Client PC lainnya dan juga sebaliknya, untuk tujuan berbagi file sebenarnya ada beberapa option yang dapat digunakan, diantaranya menggunakan webserver (http) ataupun ftp server, namun dengan alasan kemudahan  biasanya pilihan jatuh pada penggunaan samba.

Install samba applikasi

sudo apt-get install samba smbfs

Tampilkan shared folder yang ada dikomputer lain.

sudo smbclient -L //192.168.0.208
sudo smbclient -L //192.168.0.208 -U dede%mypassword -W ntdomain

Mount shared folder yang ada di komputer lain agar dapat diakses dari ubuntu server.

sudo mkdir /mnt/software
sudo smbmount //192.168.0.208/software /mnt/software -o username="dede/ntdomain%mypassword"

Men-share folder linux server agar dapat diakses oleh Windows/Client

Untuk menshare agar folder yang ada pada linux server dapat diakses dari Windows atau computer client, yaitu dengan mengaktifkan samba, caranya pun cukup mudah yaitu:

sudo cp /etc/samba/smb.conf /etc/samba/smb.conf.org
sudo vi /etc/samba/smb.conf

Edit file smb.conf jika digunakan hanya untuk sharing folder cukup dengan mengkonfigurasi file smb.conf nya menjadi (Bagian yang ditebalkan adalah bagian yang saya ubah):

[global]
workgroup = NTDOMAIN
server string = %h server (Samba, Ubuntu)
obey pam restrictions = Yes
security = user
encrypt passwords = true

passdb backend = tdbsam
passwd program = /usr/bin/passwd %u
passwd chat = *Enter\snew\sUNIX\spassword:* %n\n *Retype\snew\sUNIX\spassword:* %n\n *password\supdated\ssuccessfully* .
syslog = 0
log file = /var/log/samba/log.%m
max log size = 1000
dns proxy = No
panic action = /usr/share/samba/panic-action %d
invalid users = root
[homes]
comment = Home Directories
valid users = %S
read only = No
create mask = 0600
directory mask = 0700
browseable = No

[printers]
comment = All Printers
path = /var/spool/samba
create mask = 0700
printable = Yes
browseable = No
[print$]
comment = Printer Drivers
path = /var/lib/samba/printers

Test apakah configuration file smb.conf yang kita edit tersebut sudah benar dan tidak terdapat kesalahan dalam penulisan.

sudo testparm

Keluaran yang ditampilkan jika tidak ada penulisan yang salah akan sama/serupa dengan yang diatas,lanjutkan dengan membuat user samba menggunakan smbpasswd dan jangan lupa untuk merestart samba server.

sudo smbpasswd -a dede
sudo /etc/init.d/samba restart

Note:
Pastikan anda telah membuat user linux (useradd …) dan user samba (smbpasswd -a …).

Contoh diatas adalah cara termudah, anda diharapkan untuk mencoba-coba setting yang tersedia, dan bisa dimulai dari default file smb.conf yang telah disediakan pada saat installasi samba. Untuk lebih detail dan mengetahui fungsi-fungsi akan lebih baik jika membaca manual booknya.

Menjadikan server linux sebagai PDC (Primary Domain Controler)

Untuk menjadikan linux server sebagai PDC, sebenarnya caranya tidak jauh berbeda dengan cara diatas, yang berbeda hanya konfigurasi file yang harus kita siapkan, berikut adalah contoh konfigurasi file untuk menjadikan ubuntu server menjadi sebuah PDC server.

sudo vi /etc/samba/smb.conf

Edit file smb.conf sehingga kurang lebih menjadi seperti berikut (anda harus menyesuaikan beberapa nilai dengan setting yang sesuai dengan yang berlaku pada server anda, untuk sekedar membantu saya gunakan huruf bold dan italic):

[global]
dns proxy = No
domain master = yes
domain logons = yes
domain admin group = root administrator
encrypt passwords = Yes
hosts allow = 192.168.0. 127.
interfaces = 192.168.0.0/24

load printers = No
local master = yes
time server = yes
logon path =
logon home =

log file = /var/log/samba/log.%m
max log size = 1000
netbios name = pegasus
os level = 64
preferred master = yes
security = user
server string = Pegasus

socket options = TCP_NODELAY SO_RCVBUF=8192 SO_SNDBUF=8192
workgroup = DOMAINNT
add user script = /usr/sbin/useradd -n -d /dev/null -g machines -c Machine -s /sbin/nologin -M %m$
[netlogon]
path = /home/samba/netlogon
read only = yes
write list = root administrator

[homes]
comment = Home Directories
valid users = %S
read only = No
create mask = 0664
directory mask = 0775
browseable = No

Simpan file tersebut dan jangan lupa untuk merestart samba service.

sudo /etc/init.d/samba restart

Install Oracle 10g on Ubuntu Feisty Fawn Wed - Jun 20, 2007

Posted by supriyatna in All, Howto, Linux, Oracle.
2 comments

After you have installed Ubuntu 7.04 successfully and additional tools has been added before Oracle software installation process.

Now, continue to install Oracle 10g (Release 2) on Ubuntu 7.04 (Feisty Fawn). The steps are generally same as described by Dizwell Informatics. I thought is clear enough so i didn’t need to rewrite the steps here.

Below is just for my reference

./runInstaller -ignoreSysPrereqs

Option -ignoreSysPrereqs used in case you didn’t create or edit /etc/redhat-release file.

Install Ubuntu 7.04 Feisty Fawn Tue - Jun 19, 2007

Posted by supriyatna in All, Linux.
9 comments

Installasi Ubuntu 7.04 versi LAMP server dilakukan secara normal dengan memilih untuk menginstall LAMP server sedangkan DNS server dibiarkan tidak terinstall.

Enable root account (Tidak direkomendasikan, dan saya tidak melakukan hal ini)

Login dengan menggunakan account yang dibuat pada awal installasi (misalkan dede), setiap penggunaan perintah sudo anda akan ditanyakan password, password yang harus dimasukan bukan password dari user root melainkan password dari account dede.

sudo passwd root

Mengganti setting network

sudo vi /etc/network/interfaces
sudo /etc/init.d/networking restart
sudo vi /etc/resolv.conf

Remote SSH server dari komputer client.

sudo apt-get install ssh openssh-server

Mengganti repositori server untuk menggunakan server local

Proses installasi desktop memerlukan download file yang cukup besar dari repositori server (sekitar 480 MB), untuk itu ada baiknya jika kita merubah repositori server untuk menggunakan server local dengan tujuan agar proses download lebih cepat, sebagai contoh saya menggunakan server komo (IIX).

wget http://arsip.ubuntu-id.org/berkas/sources.list.komo

Kemudian edit file sources.list.komo dan replace text dapper dengan feisty, setelah selesai simpan perubahan tersebut, dan lanjutkan dengan menjalankan command berikut;

sudo mv /etc/apt/sources.list /etc/apt/sources.list.original
sudo cp sources.list.komo /etc/apt/sources.list
sudo apt-get update

Update:
Untuk Ubuntu 7.10 Gutsy Gibbon, code name nya menggunakan “gutsy”, jika dilihat isi dari file source.list sebenarnya hanyalah berupa text biasa, yaitu:

### sources.list.komo
### Repository dengan menggunakan server mirror komo.vlsm.org
### Untuk rilis lain selain gutsy silakan ganti semua kata gutsy
### dengan misalnya dapper atau feisty dsb
## REPOSITORY UTAMA
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu gutsy main restricted universe multiverse
deb-src http://komo.vlsm.org/ubuntu/ gutsy main restricted universe multiverse
## INI UNTUK MAJOR BUG FIX UPDATES
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu gutsy-updates main restricted universe multiverse
deb-src http://komo.vlsm.org/ubuntu gutsy-updates main restricted universe multiverse
## INI UNTUK UBUNTU SECURITY UPDATES
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu gutsy-security main restricted universe multiverse
deb-src http://komo.vlsm.org/ubuntu gutsy-security main restricted universe multiverse

Install desktop

sudo apt-get install ubuntu-desktop

-atau-

sudo apt-get install kubuntu-desktop

Jika ingin menginstall KDE desktop environment

Install VNC server

sudo apt-get install vnc4server

Membuat VNC passwd (-H untuk membuat vnc password file di /root/.vnc/passwd)

sudo -H vncpasswd

Modify /etc/X11/xorg.conf, pada section “Module” tambahkan

Load "vnc"

dan tambahkan juga baris berikut pada section “Screen

Option "SecurityTypes" VncAuth"
Option "UserPasswdVerifier" "VncAuth"
Option "PasswordFile" "/root/.vnc/passwd"

Setelah hasil modifikasi pada file xorg.conf disimpan, jangan lupa untuk merestart GDM

sudo /etc/init.d/gdm restart

Install samba

sudo apt-get install samba smbfs

Tampilkan shared folder yang ada dikomputer lain.

sudo smbclient -L //192.168.0.208
sudo smbclient -L //192.168.0.208 -U dede%mypassword -W ntdomain

Mount shared folder yang ada di komputer lain agar dapat diakses dari ubuntu server.

sudo mkdir /mnt/software
sudo smbmount //192.168.0.208/software /mnt/software -o username="dede/ntdomain%mypassword"

Untuk selanjutnya, agar pembahasan dapat disajikan lebih mendetail saya akan memisahkan penggunaan samba pada halaman lain.

Silahkan lanjutkan pembahasan mengenai aplikasi samba pada topik: “Configure samba server on Ubuntu Feisty Fawn

Men-share folder linux server agar dapat diakses oleh Windows/Client

Untuk menshare agar folder yang ada pada linux server dapat diakses dari Windows atau computer client, yaitu dengan mengaktifkan samba, caranya pun cukup mudah yaitu:

sudo cp /etc/samba/smb.conf /etc/samba/smb.conf.org
sudo vi /etc/samba/smb.conf

Edit file smb.conf jika digunakan hanya untuk sharing folder cukup dengan mengkonfigurasi file smb.conf nya menjadi (Bagian yang ditebalkan adalah bagian yang saya ubah):

[global]
workgroup = NTDOMAIN
server string = %h server (Samba, Ubuntu)
obey pam restrictions = Yes
security = user
encrypt passwords = true

passdb backend = tdbsam
passwd program = /usr/bin/passwd %u
passwd chat = *Enter\snew\sUNIX\spassword:* %n\n *Retype\snew\sUNIX\spassword:* %n\n *password\supdated\ssuccessfully* .
syslog = 0
log file = /var/log/samba/log.%m
max log size = 1000
dns proxy = No
panic action = /usr/share/samba/panic-action %d
invalid users = root
[homes]
comment = Home Directories
valid users = %S
read only = No
create mask = 0600
directory mask = 0700
browseable = No

[printers]
comment = All Printers
path = /var/spool/samba
create mask = 0700
printable = Yes
browseable = No
[print$]
comment = Printer Drivers
path = /var/lib/samba/printers

Test apakah configuration file smb.conf yang kita edit tersebut sudah benar dan tidak terdapat kesalahan dalam penulisan.

sudo testparm

Keluaran yang ditampilkan jika tidak ada penulisan yang salah akan sama/serupa dengan yang diatas,lanjutkan dengan membuat user samba menggunakan smbpasswd dan jangan lupa untuk merestart samba server.

sudo smbpasswd -a dede
sudo /etc/init.d/samba restart

Note:
Pastikan anda telah membuat user linux (useradd …) dan user samba (smbpasswd -a …).

Contoh diatas adalah cara termudah, anda diharapkan untuk mencoba-coba setting yang tersedia, dan bisa dimulai dari default file smb.conf yang telah disediakan pada saat installasi samba. Untuk lebih detail dan mengetahui fungsi-fungsi akan lebih baik jika membaca manual booknya.

Menjadikan server linux sebagai PDC (Primary Domain Controler)

Untuk menjadikan linux server sebagai PDC, sebenarnya caranya tidak jauh berbeda dengan cara diatas, yang berbeda hanya konfigurasi file yang harus kita siapkan, berikut adalah contoh konfigurasi file untuk menjadikan ubuntu server menjadi sebuah PDC server.

sudo vi /etc/samba/smb.conf

Edit file smb.conf sehingga kurang lebih menjadi seperti berikut (anda harus menyesuaikan beberapa nilai dengan setting yang sesuai dengan yang berlaku pada server anda, untuk sekedar membantu saya gunakan huruf bold dan italic):

[global]
dns proxy = No
domain master = yes
domain logons = yes
domain admin group = root administrator
encrypt passwords = Yes
hosts allow = 192.168.0. 127.
interfaces = 192.168.0.0/24

load printers = No
local master = yes
time server = yes
logon path =
logon home =

log file = /var/log/samba/log.%m
max log size = 1000
netbios name = pegasus
os level = 64
preferred master = yes
security = user
server string = Pegasus

socket options = TCP_NODELAY SO_RCVBUF=8192 SO_SNDBUF=8192
workgroup = DOMAINNT
add user script = /usr/sbin/useradd -n -d /dev/null -g machines -c Machine -s /sbin/nologin -M %m$
[netlogon]
path = /home/samba/netlogon
read only = yes
write list = root administrator

[homes]
comment = Home Directories
valid users = %S
read only = No
create mask = 0664
directory mask = 0775
browseable = No

Simpan file tersebut dan jangan lupa untuk merestart samba service.

sudo /etc/init.d/samba restart

Linux Online Tutorial Tue - Jan 13, 2004

Posted by supriyatna in All, Linux.
add a comment

This is a list of Linux tutorials that i found in internet and i think is the usefull for beginer.

  1. http://www.siliconvalleyccie.com/index.htm, nice tutorial for begginer.
  2. http://www.linuxfromscratch.org/, or you can find the closet mirror at itb.ac.id
  3. The most GNU/Linux on 1 floppy disk, good for rescue disk.
  4. http://pigtail.net/LRP/index.html, Linux Router Project (LRP).
  5. http://www.computerhope.com/unix.htm, DOS to UNIX command references.